Skip to content →

Kuliner Sedap Khas Nanning yang Selalu Bikin Kangen

Halo Sobat Noteslicious!

Lama tak jumpa yaaa, maafkeun mimin sibuk nulis sana sini  *nulis status maksudnya 😛 Buat obat kangen, kali ini aku posting tentang makanan yang bikin aku kangen sama Nanning aja ya!

  1. Mie Kuah Udang

Juara banget ini mie kuah udang, isinya mie spagheti sama macam-macam seafood, ada udang sama kerang hijau. Kuahnya seger, asli kaldu seafoodnya keluar. Ya emang ga berasa strong banget sih rasanya kayak di Indonesia, minim bumbu lah. Cuman jatuhnya di lidah enaak, seger dan hangat 😛 Seminggu sekali pasti datang ke warung mie seafood di belakang kampus ini. Harganya murah sih kalau ga salah ingat sekitar 13-15 yuan, dengan seafood yang melimpah lumayan murah kan harganya.

2. Jiaozi Kuah

Jiaozi atau dumpling ni makanan wajib banget di sana, macam bakso aja lah kalau di sini. Isinya bisa macam-macam, ada daging sapi, ayam atau B2. Ada dua macam jiaozi, jiaozi kuah atau goreng. Aku sih tim jiaozi kuah, haha kalau temanku sukanya yang digoreng. Makannya sambil dicocol sama kecap asin ditambahin bubuk cabe kering. Hmmmm endesss!

3. Mie Kuah Tomat Kantin WuPo

Nah ini dia mie favorit andalan mahasiswa pas lagi tanggal tua di GXUN. Hanya dengan 4 yuan udah bisa makan kenyang, kuahnya ya cuma pakai tomat sama sedikit telur. Rasanya seger, kuah kaldunya berasa banget dengan tambahan tomat di lidah berasa kecut tapi endolitaaa. Andalan ni untuk makan siang di kantin muslim wupo.

4.Niu Rou Lamian (Mie Kuah Daging Sapi) Kantin WuPo

Ini juga andalan mahasiswa banget nih, beli di kantin kampus harganya jauuuuh lebih murah daripada beli di warung luar kampus. Cuma 7 yuan aja kita udah bisa makan mie daging sapi *FYI dagingnya cuma seuprit ya wkkk tapi lumayan lah yaa. Porsinya bisa milih mau mangkuk kecil, sedang atau besar. Tentu saja kalau beda porsi harganya nambah ya

5. Yangrou Lamian (Mie Kuah Daging Kambing) Masjid Pusat Kota

Waaaikii favorit ane bangettt ngett! Sering banget bela-belain pergi ke pusat kota yang jaraknya 2 jam PP naik bis sendirian hanya untuk menyesap nikmatnya mie kuah daging kambing ini. Biasanya aku beli yang porsi gede, gilaa sepanci kalau di sini. Habis? Habiss sampe mangkoknya licin pokoknya! Beuuuh daging kambingnya empuk, menyatu sudah sama kuahnya *ga prengus ya ga ada bau sama sekali. Mienya bulat-bulat seperti mie spagheti, hmmm sllruuuppp! Dari pertama kali aku datang ke China tahun 2009 sampai 2016 terakhir ke sana kemarin favorit aku tetap yang ini, ga bisa berpindah ke lain hati. Haha, next time kalau ke masjid pusat kota harus cobain varian lain deh pasti ga kalah endesnya.

6.Mie Dingin (Lanzhou Lamian)

Dari awal ga suka sih sama penampilannya, masak makan mie dingin? Mana enak? Enaknya ya anget-anget nyruput kuahnya lah. Ee tapi pada suatu hari kami makan sama mahasiswa China, dia makan mie dingin trus dia rekomendasikan ke kami untuk coba karena menurutnya enak banget. Okelah kami pun coba, eee ternyataaa endolitaaaa say! Jadi konsep dingin di sini ternyata dari acar timur dan sayur-sayur asam seperti rujak gitu ada bumbu pedasnya juga. Lumayan laah walau saya tetap tim mie kuah.

Here is the picture guys! Hope you’ll like it 🙂

Published in China kuliner Traveling

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*